assalamu'alaikum

indahnya tolong menolong

Download Button 


indahnya saling tolong menolong
anda dapat melihat video indahnya saling tolong menolong diantara sesama di atas.
selamat menyaksikan dan smoga bermanfaat


Tujuan penelitian dan jenisnya


Penelitian adalah  kegiatan yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk  mendapatkan pengetahuan baru atau menafsirkan  kembali pengetahuan yang ada  untuk menjelaskan fenomena dengan menggunakan pendekatn ilmiah
TUJUAN PENELITIAN
v  Berkaitan dengan rumusan masalah yang akan diteliti
v  Bersifat spesifik
v  Terukur
v  Melandasi judul penelitian yang akan diteliti
v  Tidak menimbulkan interpretasi lain
PENELITIAN MENURUT TUJUANNYA
*      PENELITIAN MURNI
Penelitian untuk memahami permasalahan secara lebih mendalam atau untuk mengembangkan teori yang sudah ada.
*      PENELITIAN TERAPAN
Penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang digunakan untuk memecahkan masalah.
PENDEKATAN ILMIAH:
*      Teori
*       Rasional
*      Empiris
*      Sistematis
MENGAPA PENELITIAN ITU PERLU :
          Jangkauan ilmu  ekonomi sangat luas
          Tidak mempunyai laboratorium fisik, sehingga  tidak bisa  menggunakan eksperimen
          Menggunakan  data nonexperimental, atau data observasi untuk membuat kesimpulan
   Sangat penting untuk mengaplikasikan teori ekonomi  pada dunia nyata untuk kebijakan atau kepentingan bisnis
Tipe penelitian berdasarkan metodologi
·         Penelitian Survei
·         Grounded Research
·         Studi Kasus
·         Penelitian Eksperimen
Penelitian Survei
  1. Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah dsb
  2. Melakukan evaluasi serta perbandinagn terhadap hal yang telah dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa
  3. Dilakukan terhadap sejumlah individu / unit baik secara sensus maupun secara sampel
  4. Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada
Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan
Grounded Research
1.       Mendasarkan diri pada fakta dan menggunakan analisis perbandingan
2. Bertujuan mengadakan  generalisasi empiris, menetapkan konsep, membuktikan teori, mengembangkan teori;
3.       Pengumpulan dan analisis data dalam waktu yang bersamaan.
4.       Dalam riset ini data merupakan sumber teori, teori berdasarkan data.
5.    Ciri-cirinya : Data merupakan sumber teori dan sumber hipotesis, Teori menerangkan data setelah data diurai.
Studi Kasus
1.       Mempelajari secara intensif latar belakang serta interaksi lingkungan dari unit yang menjadi subjek;
2.       Tujuannya memberikan gambaran secara detail  tentang latar belakang, sifat, karakteristik yang khas dari kasus, yang kemudian dijadikan suatu hal yang bersifat umum.
3.       Hasilnya merupakan suatu generalisasi dari pola-pola kasus yang tipikal.
4.       Ruang lingkupnya bisa bagian / segmen, atau keseluruhan siklus /aspek.
5.       Penelitian ini lebih ditekankan kepada pengkajian variabel yang cukup banyak pada jumlah unit yang kecil.
Penelitian Eksperimen
       Dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian serta diadakan kontrol terhadap variabel tertentu;
       Untuk pengujian hipotesis tertentu;
       Dimaksudkan untuk mengetahui hubungan hubungan sebab - akibat variabel penelitian;
       Konsep dan variabelnya harus jelas, pengukuran cermat.
       Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menjediakan kontrol untuk perbandingan.
PENELITIAN BERDASARKAN KEDALAMANNYA
·         Penelitian Exploratif (Penjajagan)
·         Penelitian Deskriptif
·         Penelitian Evaluasi
·         Penelitian Eksplanasi
·         Penelitian Prediksi
Penelitian Exploratif (Penjajagan): Terbuka, mencari-cari, pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas. Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya : Apakah yang paling mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kaltim dalam lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik?
Penelitian Deskriptif : Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap, pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam masyarakat. Peneliti mengembangkan konsep, menghimpun fakta, tapi tidak menguji hipotesis;
Penelitian Evaluasi : mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi disini mencakup formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan);
Penelitian Eksplanasi (Penjelasan)  : menggunakan data yang sama, menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian hipotesis;
Penelitian Prediksi : Meramalkan fenomena atau keadaan tertentu;

CIRI-CIRI PENELITIAN ILMIAH :
  1. Purposiveness                                  : Tujuan yang jelas;
  2. Exactitude                                          : hati-hati, cermat, teliti;
  3. Testability                                          : Dapat diuji atau dikaji;
  4. Replicability                                      : Dapat diulang oleh peneliti lain;
  5. Precision and Confidence                 : Memiliki ketepatan dan keyakinan
  6. Objectivity                                         : Bersifat objektif;
  7. Generalization                                  : Berlaku umum;
  8. Consistency                                       : harus selalu memiliki arti sama;
  9. Coherency                                          : hubungan yang saling menjalin

Kriteria kualitas penelitian yang baik
  1. Memiliki tujuan yang jelas, berdasarkan pada permasalahan tepat.
  2. Menggunakan landasan teori yang tepat dan metode penelitian yang cermat dan teliti.
  3. Mengembangkan hipotesis yang dapat diuji.
  4. Dapat didukung (diulang) dengan menggunakan riset-riset yang lain, sehingga dapat diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya .
  5. Memiliki tingkat ketepatan dan kepercayaan yang tinggi
  6. Bersifat obyektif, artinya kesimpulan yang ditarik harus benar-benar berdasarkan data yang diperoleh dilapangan
  7. Dapat digeneralisasikan, artinya hasil penelitian dapat diterapkan pada lingkup yang lebih luas
Tipe Variabel Penelitian
Dilihat Dari:
*      1. Fungsi variabel
*      2. Skala Nilai variabel
*      3. Perlakukan Terhadap variabel
Variabel dilihat dari fungsinya
*      Variabel independen
*      Variabel dependen.
*      Variabel Mediasi.
*      Variabel Moderasi. 
Variabel dilihat dari Skala Nilainya
*     Variabel kontinu yaitu variabel yang memiliki kumpulan nilai yang teratur dalam kisaran tertentu. Misal Tinggi-sedang, satu sampai dengan 7
*     Variabel Kategoris yaitu variabel yang memiliki nilai berdasarkan kaegori tertentu (skala nominal) Contoh: Sikap:Baik-buruk,
Dilihat Dari Perlakuannya
*      Variabel aktif yaitu variabel-variabel yang dimanipulasi untuk keperluan penelitian eksperimen.
*  Variabel atribut yaitu variabel yang tidak dapat dimanipulasi untuk keperluan riset, contoh: Intelegensi, sikap,jenis kelamin dsb.
PENGUKURAN VARIABEL
*  Pengukuran variabel merupakan tahap awal dari kegiatan pengukuran dalam penelitian. Tujuan pengukuran variabel ini baru pada tahap menjawab pertanyaan "bagaimana cara untuk mengukur variabel tersebut"? Selanjutnya muncul pertanyaan lanjutan; "apa yang diukur" atau "bagaimana cara merubah konsep, dan "apa alat ukurnya".
*     Mengukur adalah sebuah proses kuantifikasi, karena itu setiap kegiatan pengukuran berkaitan dengan jumlah, dimensi atau taraf dari sesuatu obyek/gejala yang diukur. Hasil dari pengukuran itu biasanya dilambangkan dalam bentuk bilangan.
*      Posedur pengukuran variabel dimulai dari pembuatan definisi operasional konsep variabel. Kerlinger mengungkapkan, bahwa definisi operasional itu melekatkan arti pada suatu konsep variabel dengan cara menetapkan kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindakan yang perlu untuk mengukur suatu konsep variabel itu. Atau dengan ungkapan lain, definisi operasional merupakan spesifikasi kegiatan peneliti dalam mengukur suatu variabel atau memanipulasaikannya. Suatu contoh definisi operasional yang sederhana (kasar) dari konsep ‘inteligensi’ adalah skor yan dicapai pada tes intelegensi X.


pengertian penelitian dan tujuannya



Penelitian adalah  kegiatan yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk  mendapatkan pengetahuan baru atau menafsirkan  kembali pengetahuan yang ada  untuk menjelaskan fenomena dengan menggunakan pendekatn ilmiah
TUJUAN PENELITIAN
v  Berkaitan dengan rumusan masalah yang akan diteliti
v  Bersifat spesifik
v  Terukur
v  Melandasi judul penelitian yang akan diteliti
v  Tidak menimbulkan interpretasi lain
PENELITIAN MENURUT TUJUANNYA
*      PENELITIAN MURNI
Penelitian untuk memahami permasalahan secara lebih mendalam atau untuk mengembangkan teori yang sudah ada.
*      PENELITIAN TERAPAN
Penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang digunakan untuk memecahkan masalah.
PENDEKATAN ILMIAH:
*      Teori
*       Rasional
*      Empiris
*      Sistematis
MENGAPA PENELITIAN ITU PERLU :
          Jangkauan ilmu  ekonomi sangat luas
          Tidak mempunyai laboratorium fisik, sehingga  tidak bisa  menggunakan eksperimen
          Menggunakan  data nonexperimental, atau data observasi untuk membuat kesimpulan
          Sangat penting untuk mengaplikasikan teori ekonomi  pada dunia nyata untuk kebijakan atau kepentingan bisnis
Tipe penelitian berdasarkan metodologi
·         Penelitian Survei
·         Grounded Research
·         Studi Kasus
·         Penelitian Eksperimen
Penelitian Survei
  1. Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah dsb
  2. Melakukan evaluasi serta perbandinagn terhadap hal yang telah dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa
  3. Dilakukan terhadap sejumlah individu / unit baik secara sensus maupun secara sampel
  4. Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada
Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan
Grounded Research
1.       Mendasarkan diri pada fakta dan menggunakan analisis perbandingan
2.       Bertujuan mengadakan  generalisasi empiris, menetapkan konsep, membuktikan teori, mengembangkan teori;
3.       Pengumpulan dan analisis data dalam waktu yang bersamaan.
4.       Dalam riset ini data merupakan sumber teori, teori berdasarkan data.
5.       Ciri-cirinya : Data merupakan sumber teori dan sumber hipotesis, Teori menerangkan data setelah data diurai.
Studi Kasus
1.       Mempelajari secara intensif latar belakang serta interaksi lingkungan dari unit yang menjadi subjek;
2.       Tujuannya memberikan gambaran secara detail  tentang latar belakang, sifat, karakteristik yang khas dari kasus, yang kemudian dijadikan suatu hal yang bersifat umum.
3.       Hasilnya merupakan suatu generalisasi dari pola-pola kasus yang tipikal.
4.       Ruang lingkupnya bisa bagian / segmen, atau keseluruhan siklus /aspek.
5.       Penelitian ini lebih ditekankan kepada pengkajian variabel yang cukup banyak pada jumlah unit yang kecil.
Penelitian Eksperimen
       Dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian serta diadakan kontrol terhadap variabel tertentu;
       Untuk pengujian hipotesis tertentu;
       Dimaksudkan untuk mengetahui hubungan hubungan sebab - akibat variabel penelitian;
       Konsep dan variabelnya harus jelas, pengukuran cermat.
       Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menjediakan kontrol untuk perbandingan.
PENELITIAN BERDASARKAN KEDALAMANNYA
·         Penelitian Exploratif (Penjajagan)
·         Penelitian Deskriptif
·         Penelitian Evaluasi
·         Penelitian Eksplanasi
·         Penelitian Prediksi
Penelitian Exploratif (Penjajagan): Terbuka, mencari-cari, pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas. Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya : Apakah yang paling mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kaltim dalam lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik?
Penelitian Deskriptif : Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap, pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam masyarakat. Peneliti mengembangkan konsep, menghimpun fakta, tapi tidak menguji hipotesis;
Penelitian Evaluasi : mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi disini mencakup formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan);
Penelitian Eksplanasi (Penjelasan)  : menggunakan data yang sama, menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian hipotesis;
Penelitian Prediksi : Meramalkan fenomena atau keadaan tertentu;

CIRI-CIRI PENELITIAN ILMIAH :
  1. Purposiveness                                  : Tujuan yang jelas;
  2. Exactitude                                          : hati-hati, cermat, teliti;
  3. Testability                                          : Dapat diuji atau dikaji;
  4. Replicability                                      : Dapat diulang oleh peneliti lain;
  5. Precision and Confidence            : Memiliki ketepatan dan keyakinan
  6. Objectivity                                         : Bersifat objektif;
  7. Generalization                                 : Berlaku umum;
  8. Consistency                                       : harus selalu memiliki arti sama;
  9. Coherency                                          : hubungan yang saling menjalin

Kriteria kualitas penelitian yang baik
  1. Memiliki tujuan yang jelas, berdasarkan pada permasalahan tepat.
  2. Menggunakan landasan teori yang tepat dan metode penelitian yang cermat dan teliti.
  3. Mengembangkan hipotesis yang dapat diuji.
  4. Dapat didukung (diulang) dengan menggunakan riset-riset yang lain, sehingga dapat diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya .
  5. Memiliki tingkat ketepatan dan kepercayaan yang tinggi
  6. Bersifat obyektif, artinya kesimpulan yang ditarik harus benar-benar berdasarkan data yang diperoleh dilapangan
  7. Dapat digeneralisasikan, artinya hasil penelitian dapat diterapkan pada lingkup yang lebih luas
Tipe Variabel Penelitian
Dilihat Dari:
*      1. Fungsi variabel
*      2. Skala Nilai variabel
*      3. Perlakukan Terhadap variabel
Variabel dilihat dari fungsinya
*      Variabel independen
*      Variabel dependen.
*      Variabel Mediasi.
*      Variabel Moderasi. 
Variabel dilihat dari Skala Nilainya
*      Variabel kontinu yaitu variabel yang memiliki kumpulan nilai yang teratur dalam kisaran tertentu. Misal Tinggi-sedang, satu sampai dengan 7
*      Variabel Kategoris yaitu variabel yang memiliki nilai berdasarkan kaegori tertentu (skala nominal) Contoh: Sikap:Baik-buruk,
Dilihat Dari Perlakuannya
*      Variabel aktif yaitu variabel-variabel yang dimanipulasi untuk keperluan penelitian eksperimen.
*      Variabel atribut yaitu variabel yang tidak dapat dimanipulasi untuk keperluan riset, contoh: Intelegensi, sikap,jenis kelamin dsb.
PENGUKURAN VARIABEL
*      Pengukuran variabel merupakan tahap awal dari kegiatan pengukuran dalam penelitian. Tujuan pengukuran variabel ini baru pada tahap menjawab pertanyaan "bagaimana cara untuk mengukur variabel tersebut"? Selanjutnya muncul pertanyaan lanjutan; "apa yang diukur" atau "bagaimana cara merubah konsep, dan "apa alat ukurnya".
*      Mengukur adalah sebuah proses kuantifikasi, karena itu setiap kegiatan pengukuran berkaitan dengan jumlah, dimensi atau taraf dari sesuatu obyek/gejala yang diukur. Hasil dari pengukuran itu biasanya dilambangkan dalam bentuk bilangan.
*      Posedur pengukuran variabel dimulai dari pembuatan definisi operasional konsep variabel. Kerlinger mengungkapkan, bahwa definisi operasional itu melekatkan arti pada suatu konsep variabel dengan cara menetapkan kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindakan yang perlu untuk mengukur suatu konsep variabel itu. Atau dengan ungkapan lain, definisi operasional merupakan spesifikasi kegiatan peneliti dalam mengukur suatu variabel atau memanipulasaikannya. Suatu contoh definisi operasional yang sederhana (kasar) dari konsep ‘inteligensi’ adalah skor yan dicapai pada tes intelegensi X.


Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Popular Posts

About Me

Foto saya
assalamu alaikum ya akhi

Blogroll

Blogger templates

Blogger news